REKOMENDASI UMUM UNIT HEMODIALISA

1. Mencuci tangan dengan sabun antiseptic sebelum melakukan tindakan medik atau tindakan non medik pada tiap pasien.
2. Memakai sarung tangan baru sekali pakai setiap melakukan penusukan atau penarikan jarum pada tiap pasien.
3. Memakai sarung tangan baru sekali pakai setiap membersihkan luka atau bagian mukosa tiap pasien.
4. Memakai sarung tangan baru sekali pakai setiap memegang semua peralatan pasien dari tiap pasien.
5. Setiap staf yang melakukan penusukan dengan jarum, penarikan jarum dan aktifitas yang berkaitan dengan darah, harus memakai masker pelindung mulut, kaca mata pelindung dan memakai plastic pelindung baju.
6. Setelah selesai melakukan penusukan, penarikan jarum, pembersihan luka atau bagian mukosa atau setelah selesai memegang peralatan pasien, sarung tangan dilepas dan dibuang ke tempat khusus.

REKOMENDASI KHUSUS

1. Setiap staf yang tertusuk jarum bekas penusukan pada pasien HBsAg, anti HCV dan HIV positif, segera diambil tindakan pencegahan sesuai dengan prosedur baku.
2. Semua staf yang aktif melayani pasien HD, harus diperiksa HBsAg dan anti HCV setiap 6 bulan.
3. Imunisasi dengan vaksin hepatitis B harus dilakukan pada setiap staf di ruang Hemodialisa.
4. Staf yang melayani pasien dengan HBsAg positif, tidak melayani pasien dengnan HBsAg negative pada hari yang sama.
5. Pemeriksaan HIV secara berkala harus dilakukan pada semua staf ruang HD, bila di ruang HD ada pasien terinfeksi HIV.

RUJUKAN :

VHB relative stabil dan tetap infeksius selama 7 hari pada suhu kamar di permukaan yang terkontaminasi. Kemungkinan transmisi diantara staf dan antar pasien (infeksi nosokomial) risikonya sangat besar.

Transmisi hepatitis C dapat terjadi melalui tusukan jarum bekas pasien pengidap infeksi VHC ( frekuensi antara 2,7 % – 10 % ). Risiko penularan lebih tinggi pada tusukan yang dalam.

Kontaminasi melalui tangan staf unit HD sangat berperan dalam penyebaran infeksi pada pasien-pasien di ruang HD.

Dalam studi multisenter di Belgia telah dibuktikan bahwa dengan melakukan universal precautions yang ketat dapat mengurangi angka konversi menjadi seropositif pada pasien HD.

CDC dalam rekomendasinya menganjurkan agar staf HD harus melindungi dirinya terhadap penularan infeksi virus melalui darah ( bloodborne viruses ) dengan memakai masker pelindung mulut, kacamata pelindung, dan plastic pelindung baju.

Mitsui dkk melaporkan bahwa tusukan jarum bekas pasien dapat menularkan virus pada staf HD.

CDC menganjurkan untuk melakukan universal precautions yang ketat untuk mencegah transmisi bloodborne viruses di unit dialysis.

Sumber :
Konsensus PERNEFRI 2006

PERNEFRI. 2006. Rekomendasi Pengendalian Infeksi Virus Hepatitis B, Virus Hepatitis C, dan HIV pada Unit Hemodialisis di Indonesia. Jakarta. Indonesia.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s