PERAWATAN HOLISTIK

PERAWATAN HOLISTIK

Semua bentuk praktik keperawatan yang tujuannya adalah membantu kesembuhan seseorang secara menyeluruh

Perawat melihat pasien sebagai manusia secara total dimana ada keterkaitan antara tubuh, pikiran, emosi, sosial/budaya, spirit, relasi, konteks dan lingkungan
(American Holistic Nurses’ association)

Asuhan keperawatan yang didasarkan kepada perawatan pasien secara total yang mempertimbangkan kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual seseorang ( Anderson, Anderson dan Glaze, 1994 ).

Perawat perlu mempertimbangkan respon pasien terhadap penyakitnya dan mengkaji tingkat kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan dirinya

Perawat harus menjadi teman yang mendukung dan memotivasi pasien, mendorong pasien agar pasien memahami arti kehidupan

DIMENSI PERAWATAN HOLISTIK

Dimensi hubungan antara bio- psiko- sosial dan spiritual seseorang

Dimensi pemahaman bahwa seseorang merupakan satu kesatuan secara utuh tanpa bisa dipisahkan.

NILAI UTAMA PERAWATAN HOLISTIK

Filosofi dan pendidikan
1. Menekankan bahwa asuhan yang holistik didasarkan pada suatu kerangka filosofi serta komitmen terhadap pendidikan, refleksi dan pengetahuan.
2. Holistik etik, teori keperawatan dan riset
Menekankan bahwa asuhan yang profesioanal didasarkan pada teori, diinformasikan oleh penelitian dan didasarkan oleh prinsip etik sebagai
petunjuk praktik yang kompeten.
3. Holistic nurse self care
Keyakinan bahwa perawat harus terlibat dalam perawatan diri untuk meningkatkan kesehatan dan kesadaran pribadi sehingga perawat dapat
melayani orang lain sebagi suatu alat bagi proses penyembuhan seseorang
4. Holistic communication, therapeutic environment and cultural competency
Perawat perlu bekerja sama dengan klien untuk menentukan tujuan bagi kesehatan penyembuhan
5. Holistic caring process
Menekankan pada perkembangan untuk memanfaatkan pengkajian dan asuhan terapeutik yang mengacu pada pola, masalah, dan kebutuhan klien dan suatu lingkungan yang mendukung proses penyembuhan pasien

ISU TERKAIT PERAWATAN HOLISTIK

Isu utama: hubungan pasien dan keluarga. Keluarga merupakan suatu sistem yang dinamik.
– Dalam keadaan stress maka sistem keluarga cenderung mempertahankan keseimbangan/ homeostasis
– Efek utama yang mempengaruhi: stress pada anggota keluarga, takut terhadap kematian, reorganisasi peran keluarga

TIP PENYELESAIAN MASALAH

– Lakukan sentuhan langsung pada pasien-kelurga
– Hindari sikap yang membuat pasien takut, tidak mau mendengarkan, dan biarkan keluarga untuk memberikan informasi langsung ke pasien
– Biarkan pasien mengetahui berbagai situasi yang terjadi diluar rumah sakit seperti tentang keluarga, binatang kesayangannya dll
– Identifikasi anggota keluarga yang bertanggung jawab dalam menerima dan member informasi
– Pertimbangkan orang tepat yang harus menunggu pasien jika diperlukan sewaktu-waktu
– Yakinkan bahwa suport pelayanan tersedia jika pasien atau keluarga memerlukan

SUMBER :
Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan
Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik
Departemen Kesehatan RI
Peningkatan Kemampuan Teknis Perawat dalam
Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit
September 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s