SOP PENERIMAAN PASIEN HEMODIALISA

SOP PENERIMAAN PASIEN HEMODIALISA

Pengertian
Penerimaan pasien hemodialisa adalah suatu prosedur atau peraturan di Rumah Sakit yang memberikan pelayanan hemodialisis bagi penderita penyakit ginjal kronik maupun penyakit ginjal akut yang membutuhkan penanganan secara professional.

Tujuan
a.Agar staff hemodialisa mengetahui dan memahami prosedur yang berlaku.
b.Pasien mendapatkan pelayanan hemodialisa yang cepat dan tepat.
c.Pelayanan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Kebijakan
Proses penerimaan pasien harus mudah, cepat dan tepat

A.Pasien Baru
Pasien Baru adalah pasien yang belum mempunyai jadwal tetap di unit hemodialisa atau pasien yang baru pertama kali akan melakukan tindakan hemodialisa.
Pasien membawa surat pengantar dari Dokter Penanggung Jawab Hemodialisa. Dengan disertai :
-Hasil Laboratorium : Darah rutin, ureum, creatinin.
-Hasil pemeriksaan penunjang lain : UGS, Thorak Foto, CCT, BNO-IVP, kalau ada.
-Hasil laboratorium pendukung : HbSAg, CT/BT, HCV, HIV

Dokter Penanggung Jawab
-Memeriksa keadaan umum pasien
-Menjelaskan tujuan dan manfaat tindakan hemodialisa.

Perawat Hemodialisa
-Memberikan orientasi tempat hemodialisa
-Menjelaskan proses Hemodialisa
-Membuat kesepakatan jadwal hemodialisa bersama pasien.
-Menjelaskan tariff hemodialisa (untuk single use maupun reuse.
-Memberikan motivasi kepada pasien dan keluarga agar mereka menyadari pentingnya hemodialisa secara teratur.
-Memberikan penyuluhan tentang pembatasan cairan

Ahli Gizi
-Memberikan penyuluhan tentang batasan makanan dan buah-buahan yang harus dihindari atau yang boleh dimakan.
-Memberikan leaflet sesuai dengan kebutuhan pasien.

B.Pasien Rutin
Pasien rutin adalah pasien yang sudah mempunyai jadwal tetap di unit hemodialisa.
3.a. Pasien mematuhi peraturan yang telah diberikan (biaya dan tata tertib hemodialisa )
– Mendapat penjelasan tentang dializer single use atau reuse.
– Mendapatkan hasil hemodialisa yang optimal

3.b. Dokter Penanggung Jawab
Melakukan pemeriksaan fisik setiap hari kepada pasien hemodialisa.
Menilai dan mengevaluasi perkembangan kesehatan pasien.
memberikan keputusan dalam perubahan terapi hemodialisa.

3.c. Perawat Hemodialisa
– Menjelaskan pemakaian dializer yang sesuai dengan namanya.
– Melakukan anamnesa dengan tepat dan benar.
– Menjalankan proses hemodialisa sesuai dengan SOP
– Melakukan observasi ketat selama tindakan hemodialisis
– Kolaborasi dengan dokter yang bertanggung jawab

Prosedur
1. Pasien melakukan registrasi
2. Pasien datang ke ruang hemodialisa
3. Pasien dilayani sesuai jadwal
4. Pasien menandatangani surat persetujuan tindakan hemodialisa
5. Pasien mendapat tindakan hemodialisa sesuai dengan urutan mesin yang sudah ditentukan.
6. Pasien membayar biaya tindakan hemodialisa
7. Pasien pulang

Unit Terkait
Prosedur Penerimaan :
a. Dari dalam Rumah Sakit :
– Ruang IGD
– Ruang Rawat Inap/ICU
– Poliklinik/Rawat Jalan

b. Dari Luar Rumah Sakit
– Kiriman Rumah Sakit Lain
– Pasien Tamu (traveling)
– Dengan persetujuan Dokter Penanggung Jawab Unit Hemodialisa dan apabila ada jadwal kosong.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s