PEMBERIAN TRANSFUSI DARAH PADA DIALISIS

PEMBERIAN TRANSFUSI DARAH
PADA DIALISIS

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

Pengertian
Pemberian transfusi darah selama proses dialysis berlangsung

Tujuan
Memenuhi target pencapaian Hb pada pasien dengan tindakan dialysis

Kebijakan
Target Hb dapat segera tercapai setelah dilakukan transfusi

Prosedur
Transfusi darah diberikan pada pasien dengan indikasi:
• Perdarahan akut dengan gejala gangguan hemodinamik
• Tidak memungkinkan menggunakan EPO dan Hb < 7 gr/dl
• Hb 8 gr/dl dengan gangguan hemodinamik
• Pasien dengan defisiensi besi yang akan diprogram terapi EPO ataupun yang telah mendapat EPO tetapi respon belum adekuat, sementara preparat besi IM/IV belum tersedia, dapat diberikan transfusi darah dengan hati-hati
Proses:

  1. Cek darah transfusi, apakah sesuai dengan permintaan kita
  2. Hangatkan darah agar sesuai dengan suhu tubuh
  3. Naikkan UFG sesuai dengan jumlah transfusi untuk mengeluarkan cairan yang masuk melalui transfusi
  4. Ganti NaCl dengan darah transfusi, buka klem NaCl dan alirkan darah transfusi ke sirkuit ekstrakorporeal
  5. Transfusi diberikan setelah UFV mencapai 250 cc, kemudian atur tetesan dan disesuaikan dengan UFV yang telah dicapaiSetelah transfusi selesai, bilas transfusi set dengan NaCl sampai bersih, kemudian tutup klem NaCl

Unit Terkait
• Instalasi Laboratorium
• Ruang HD
• Ruang Rawat Inap
• IGD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s